Memiliki aset properti di dekat pusat industri menjadi salah satu jenis investasi terbaik. Namun, sebelum menyepakati pembelian rumah dekat kawasan industri, kamu harus mempertimbangkan dahulu sejumlah hal.

Daerah pusat industri biasanya terletak jauh dari pusat kota, sehingga banyak orang enggan membeli aset properti, semisal rumah atau apartemen dekat dengan daerah ini.

Ternyata anggapan itu salah, pasalnya memiliki investasi properti di dekat pusat industri merupakan salah satu jenis investasi yang menguntungkan dalam jangka waktu panjang.

Hal ini dikarenakan daerah dekat pusat industri memiliki infrastruktur yang lengkap, semisal transportasi, pusat perbelanjaan, jalan raya, dan lain-lain.

Meski begitu, tetap saja sebelum berinvestasi kamu harus mempertimbangkan banyak hal.

Maka dari itu, kali ini 99.co Indonesia akan membagikan sejumlah hal yang harus kamu pertimbangkan sebelum membeli apartemen atau rumah di dekat kawasan industri.

6 Pertimbangan sebelum Beli Rumah Dekat Kawasan Industri

1. Pastikan Kondisi Air

Kondisi air pada rumah dekat kawasan industri harus kamu perhatikan.

Hal ini karena limbah yang dibuang oleh pabrik berpotensi mempengaruhi kualitas air.

Tanyakanlah pada pengembang perumahan atau apartemen mengenai sistem pengairan yang mereka miliki.

Jangan lupa, tanyakan juga sistem pengolahan limbah industri pabrik-pabrik di sekitar perumahan dan apartemen.

Setelah mendapat jaminan bahwa air yang digunakan bersih untuk aktivitas sehari-hari, barulah kamu bisa mempertimbangkan untuk membeli sebuah rumah atau unit apartemen.

2. Polusi Suara

Perumahan yang dekat dengan kawasan industri pasti sering dilewati kendaraan berat pengangkut bahan baku dan berbagai produk olahan.

Belum lagi, ramainya aktivitas pegawai pabrik dari pagi hingga malam hari, tentu akan mengurangi ketenangan saat tinggal di dekat pusat industri.

Maka dari itu, kamu harus amati aktivitas di sekitar perumahan.

Pastikanlah kebisingan yang ditimbulkan tidak melebihi batas toleransi kamu dalam menerima kebisingan tersebut.

3. Sistem Pengairan di Kawasan Industri

Selain memastikan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, kamu juga harus memastikan sistem pengairan dari pabrik-pabrik dan perumahan tersebut.

Jika pabrik-pabrik dan perumahan tidak memiliki sistem pengairan yang baik, besar kemungkinan daerah perumahan yang akan kamu tinggali akan banjir.

Kamu tidak mau kan nilai aset properti turun drastis hanya gara-gara banjir?

4. Pengolahan Limbah Industri

Kawasan industri pasti tidak bisa lepas dari pengolahan limbah.

Kamu bisa tanyakan pada pengembang perumahan yang akan kamu tinggali mengenai sistem instalasi pengolahan air limbah atau IPAL pabrik-pabrik di sekitar perumahan.

Jika tidak puas, kamu bisa menanyakan hal tersebut kepada Dinas Lingkungan Hidup di tingkat provinsi.

Sebuah pabrik yang memiliki sistem IPAL yang bagus, limbah yang dihasilkan pun tidak akan merusak udara dan perairan di sekitar pabrik.

5. Polusi Udara

Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya, bahwa banyak pabrik besar menghasilkan asap hitam sebagai gas sisa hasil produksi.

Jika pabrik tersebut mengeluarkan banyak asap hitam tentu akan mencemari polusi udara perumahan sekitar pbarik tersebut.

Maka dari itu, carilah perumahan yang agak jauh dari pabrik penghasil asap hitam dalam jumlah banyak.

6. Sistem Transportasi

Selain lingkungan, hal yang harus kamu pertimbangkan sebelum membeli rumah dekat kawasan industri adalah kelengkapan infrastruktur transportasi.

Beberapa infrastruktur yang harus ada dekat daerah pusat industri di antaranya adalah, jalan raya, kendaraan umum, taksi online, terminal, dan stasiun.

Jika infrastruktur tersebut lengkap, maka nilai aset properti pun akan meningkat dalam waktu cepat.

Sebaliknya, jika infrastruktur tersebut belum lengkap, sebaiknya kamu mengurungkan niat untuk membeli aset properti di daerah tersebut.

Hal ini dikarenakan salah satu faktor penentu peningkatan nilai aset properti adalah kemudahan akses ke berbagai tempat.

Open chat
Selamat datang di perumahankendari.com
Silahkan hubungi kami